
Keuangan negara di Sulawesi Tenggara menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. Hingga akhir September 2026, total pendapatan yang berhasil dikumpulkan di wilayah tersebut mencapai Rp4,17 triliun.
Angka itu bukan sekadar besar — pertumbuhannya pun cukup signifikan. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, realisasi pendapatan tumbuh sekitar 32,98 persen, dan sudah menyentuh 69,79 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun ini.
Mesin utama di balik pertumbuhan ini adalah penerimaan dari sektor perpajakan. Pajak menyumbang Rp3,34 triliun, menjadikannya tulang punggung pendapatan negara di Sultra selama tiga kuartal pertama tahun ini.
Dengan capaian hampir tujuh puluh persen dari target di akhir triwulan ketiga, Sulawesi Tenggara tampak berada di jalur yang cukup menjanjikan untuk memenuhi — bahkan melampaui — target pendapatan negara sebelum tutup tahun.
Sumber: Antara News
Berita Terkait

BMW Perluas Produksi Baterai Kendaraan Listrik Gen6 ke Pabrik Ketiga di China

PMI Manufaktur Indonesia Tembus Zona Ekspansi, Ini Empat Faktor Pendorongnya

Belajar dari Vietnam: Bagaimana Negara Tetangga Itu Bisa Jadi Macan Ekonomi Asia?

