Polda Metro Siapkan Jalur Alternatif saat Demo Massa di Monas dan DPR Hari Ini

Polda Metro Siapkan Jalur Alternatif saat Demo Massa di Monas dan DPR Hari Ini

Sejumlah pengendara di Jakarta akan menghadapi perubahan rute lalu lintas hari ini. Polda Metro Jaya menyiapkan pengalihan jalur di sekitar kawasan Monas, Jalan Sudirman-Thamrin, dan kompleks DPR/MPR RI karena ada aksi massa yang akan berlangsung.

Kepala Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah menjelaskan strategi pengaturan arus sudah disusun sebelumnya. Namun penerapannya akan fleksibel tergantung kondisi lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengendara. “Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pengaturan arus akan menyesuaikan situasi di lapangan. Kami mengimbau warga memperhitungkan waktu perjalanan, memantau informasi lalu lintas terkini, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujar Firman.

Rute alternatif akan diberlakukan mulai pukul 10.00 WIB. Pengendara dari Simpang Semanggi menuju Slipi atau Tomang bisa gunakan jalur Jalan Sudirman-Benhil-Pejompongan-Letjen S. Parman. Sementara dari Jalan Gatot Subroto dapat melalui Jalan Gerbang Pemuda-Patal Senayan-Tentara Pelajar-Letjen S. Parman.

Untuk yang menuju Monas, pengemudi dari Jakarta Barat disarankan gunakan Jalan Tomang Raya-Suryopranoto-Harmoni-Monas. Dari Jakarta Selatan, bisa pilih rute Jalan Tendean-HR Rasuna Said-HOS Cokroaminoto-Tugu Tani-Monas. Sedangkan dari Jakarta Timur dapat melalui Jatinegara-Kramat Raya-Tugu Tani-Monas.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan bahwa kepolisian berusaha melayani sekaligus masyarakat yang berdemonstrasi maupun warga yang beraktivitas normal. Informasi lalu lintas bisa dipantau melalui akun @poldametrojaya dan @TMCPoldaMetro, sementara bantuan kepolisian tersedia di nomor Polisi 110.

Budi Hermanto juga mengajak semua pihak untuk saling menghormati dengan menyatakan bahwa “Penyampaian pendapat merupakan hak yang dilindungi undang-undang, sementara keselamatan dan kepentingan masyarakat lainnya juga harus diperhatikan.” Dengan koordinasi baik antara petugas dan pengguna jalan, diharapkan ruang publik tetap aman dan nyaman untuk semua orang.

Sumber: Detik.com

Berita Terkait

Scroll to Top