
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan dukungan terhadap inisiatif yang mengajak pegawai negeri sipil (ASN) di lingkungan Kementerian Agama untuk mengenakan sarung dan peci secara rutin satu kali dalam sepekan. Gerakan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi sekaligus momentum peringatan Hari Santri 2026.
Dukungan dari Menag ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan spiritual yang erat kaitannya dengan tradisi pesantren dan Islam di Indonesia. Dengan menggerakkan ASN sebagai garda terdepan, langkah ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih menghargai warisan budaya lokal.
Inisiatif sederhana seperti ini mencerminkan cara pemerintah mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan kultural ke dalam kehidupan institusional. Bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga pesan bahwa identitas budaya Indonesia tetap relevan dan perlu dijaga di era modern ini.
Sumber: Sindonews
Berita Terkait

Pemprov DKI Dengarkan Keluhan Persija, Berkomitmen Perbaiki Rumput Stadion JIS

Dompu Siapkan Dua Ruas Jalan Kabupaten untuk Perbaikan Tahun 2026

PLN Komitmen Perkuat Listrik sebagai Fondasi Kemandirian Ekonomi dan Sosial Indonesia

