
Konten digital bukan lagi sekadar hiburan — kini pemerintah serius menjadikannya mesin ekonomi. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjalin kerja sama dengan komunitas pemengaruh finansial dan pengusaha muda, termasuk komunitas The Founders, untuk memperkuat ekosistem industri konten digital di Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa asosiasi berperan penting sebagai jembatan antara para kreator konten dengan berbagai pihak seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat luas. “Karena ini bagian dari konten digital dan ada nilai ekonominya. Selain itu teman-teman juga membantu dari sisi edukasi kepada publik. Makanya dibentuk asosiasi untuk mengayomi para konten kreator,” kata Riefky.
Salah satu bukti nyata program ini adalah pengiriman studio gim binaan Kemenekraf ke ajang Gamescom di Jerman untuk bertemu calon investor. Hasilnya cukup menjanjikan. “Contohnya games studio yang sudah kita bina di sini, kita berangkatkan ke Gamescom Jerman untuk bertemu dengan calon-calon investor, mayoritas sudah dapat partner dan akhirnya games-nya sudah bisa dirilis di platform Steam,” ungkap Riefky.
Potensi sektor konten digital juga sudah masuk ke dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 — semacam peta jalan jangka panjang pemerintah untuk mengembangkan industri kreatif nasional. Sektor ini dinilai punya jangkauan pasar yang luas, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.
Dari sisi komunitas, The Founders yang anggotanya bergerak di bidang beragam mulai dari fesyen hingga energi terbarukan menyambut positif ruang kolaborasi ini. Perwakilan komunitas, Brigitta, menyatakan harapannya agar sinergi ini bisa saling menguntungkan. “Kami berharap apapun yang menjadi program dasar dari Kementerian Ekonomi Kreatif bisa saling support dengan program yang bisa dikaitkan dari apa yang kami miliki,” ujarnya.
Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas kreatif ini menjadi sinyal bahwa industri konten digital Indonesia sedang bergerak lebih serius — bukan hanya soal jumlah penonton atau pengikut, tetapi soal menciptakan nilai bisnis nyata yang berdampak luas.
Sumber: Antara News
Berita Terkait

Pemprov DKI Dengarkan Keluhan Persija, Berkomitmen Perbaiki Rumput Stadion JIS

Dompu Siapkan Dua Ruas Jalan Kabupaten untuk Perbaikan Tahun 2026

PLN Komitmen Perkuat Listrik sebagai Fondasi Kemandirian Ekonomi dan Sosial Indonesia

