:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376252/original/067261600_1792319786-Screenshot_2026-10-18_160719.jpg)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berhasil masuk peringkat dua menteri dengan kinerja terbaik dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hasil ini didapat dari survei Parameter Politik Indonesia (PPI) yang dirilis pada Minggu 18 Oktober 2026.
Survei melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi selama periode 26 September hingga 6 Oktober 2026. Metodologinya menggunakan random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin kesalahan 2,83 persen. Responden diminta menjawab siapa menteri atau pejabat negara yang menurut mereka paling baik kinerjanya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meraih posisi teratas dengan 15,4 persen, diikuti Teddy di posisi kedua dengan 14,5 persen. Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menempati urutan ketiga dengan 6 persen. Ketiga nama ini saja yang melampaui angka 5 persen.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menjelaskan bahwa survei ini dirancang untuk menangkap persepsi masyarakat tentang performa para menteri. “Dalam survei ini juga kami mencoba untuk mencuplik, kira-kira siapa menteri yang dinilai, atau pejabat yang dinilai memiliki kinerja yang baik dan kinerja yang tidak baik,” ujarnya dalam pemaparan virtual.
Responden memberikan penilaian terhadap Teddy dengan alasan yang beragam. Mayoritas menyoroti gaya kerjanya yang dijabarkan sebagai berbicara sedikit namun bekerja banyak. Selain itu, penampilan fisiknya yang dinilai tampan dan gagah, kemampuan mengomunikasikan program pemerintah, serta kebiasaannya turun langsung ke lapangan menjadi pertimbangan publik.
Amran yang unggul dinilai berhasil mengelola swasembada pangan menurut 29,6 persen responden yang memberinya nilai positif. Tersedianya pupuk murah dan melimpah juga menjadi faktor penting bagi 17,6 persen responden. Publiknya juga menghargai bahwa Amran tidak melakukan pencitraan berlebihan.
Adapun Erick Thohir meraih penghargaan publik utamanya karena prestasi Timnas Indonesia yang dianggap meningkat signifikan. Pencapaian seperti memenangkan FIFA ASEAN Cup dan menyingkirkan Malaysia dengan keunggulan luar biasa menjadi alasan utama. Di luar dunia olahraga, responden juga menilai kinerjanya terlihat dan kemampuannya memajukan sektor olahraga nasional.
Sumber: Liputan6
Berita Terkait

Hong Kong Hentikan Impor Daging Unggas dari Denmark dan Amerika Serikat Akibat Flu Burung

Pemprov DKI Dengarkan Keluhan Persija, Berkomitmen Perbaiki Rumput Stadion JIS

Dompu Siapkan Dua Ruas Jalan Kabupaten untuk Perbaikan Tahun 2026

