
Kementerian Luar Negeri sedang mewaspadai situasi keamanan di Prancis dan Italia setelah terjadi gelombang demonstrasi yang berakhir dengan kerusuhan pada akhir pekan lalu. Pemerintah Indonesia melalui kedua kantor perwakilan (KBRI) di Paris dan Roma terus memantau perkembangan lapangan untuk memastikan keselamatan warga negara.
Penyelenggaraan aksi unjuk rasa di kedua negara Eropa tersebut menciptakan situasi yang tidak terkendali pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kemlu mengambil langkah proaktif dengan melibatkan dua kantor cabang sekaligus agar informasi keamanan real-time dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Hingga saat ini, Kemlu telah memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang terlibat dalam insiden rusuh tersebut. Pemantauan dilakukan untuk mencegah kemungkinan adanya WNI yang terdampak atau berada di lokasi kejadian pada saat itu.
Langkah koordinasi antara KBRI Paris dan KBRI Roma menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi kepentingan dan keselamatan warganya di luar negeri. Situasi ini juga menjadi pengingat bagi WNI yang tinggal atau berkunjung ke wilayah Eropa untuk tetap mengutamakan keselamatan pribadi dan menghindari area-area yang berpotensi tidak aman.
Sumber: Sindonews
Berita Terkait

Hong Kong Hentikan Impor Daging Unggas dari Denmark dan Amerika Serikat Akibat Flu Burung

Pemprov DKI Dengarkan Keluhan Persija, Berkomitmen Perbaiki Rumput Stadion JIS

Dompu Siapkan Dua Ruas Jalan Kabupaten untuk Perbaikan Tahun 2026

