
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung memaksa Taman Nasional Tanjung Puting menutup akses kunjungan wisatawan. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan pengunjung dan menekan dampak lingkungan akibat kebakaran yang terus meluas.
Sebanyak empat pintu masuk ke kawasan taman nasional ini ditutup untuk sementara waktu. Penutupan ini mencegah wisatawan menjelajahi area yang terkena dampak karhutla dan berpotensi membahayakan bagi kesehatan maupun keselamatan mereka.
Tanjung Puting sendiri merupakan destinasi wisata alam yang terkenal, khususnya untuk melihat orangutan dan ekosistem hutan tropis kalimantan. Dengan ditutupnya akses ini, industri pariwisata lokal yang bergantung pada pengunjung akan merasakan dampak signifikan selama kebakaran berlangsung.
Sumber: Detik Travel
Berita Terkait

Hong Kong Hentikan Impor Daging Unggas dari Denmark dan Amerika Serikat Akibat Flu Burung

Pemprov DKI Dengarkan Keluhan Persija, Berkomitmen Perbaiki Rumput Stadion JIS

Dompu Siapkan Dua Ruas Jalan Kabupaten untuk Perbaikan Tahun 2026

