
Universitas Hasanuddin (Unhas) kini memiliki nahkoda baru di Senat Akademik. Prof dr Muhammad Akbar resmi terpilih sebagai Ketua Senat Akademik Unhas, didampingi Prof Dr Musrizal Muin sebagai sekretaris, untuk masa bakti 2026 hingga 2030.
Senat Akademik sendiri adalah lembaga normatif tertinggi di lingkungan universitas yang bertugas mengawal kebijakan dan arah mutu akademik. Prof Akbar menyambut kepercayaan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. “Amanah ini merupakan tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk terus merawat marwah keilmuan Unhas,” ujarnya di Makassar, Jumat.
Ia juga menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk terus relevan di kancah global. “Senat Akademik berkomitmen mengawal kebijakan yang kokoh, adaptif, serta memastikan setiap arah mutu akademik kita senantiasa relevan menjawab dinamika dan tantangan keilmuan di tingkat global,” lanjut Prof Akbar.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, Prof Dr Andi Alimuddin Unde, turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara tiga organ utama universitas, yaitu MWA, Senat Akademik, dan Rektor. Menurutnya, meski masing-masing organ punya tugas dan fungsi berbeda, komunikasi yang sehat tetap bisa dijaga melalui diskusi bersama demi kemajuan akademik.
Sebagai tindak lanjut, forum juga menyepakati agenda rapat paripurna berikutnya yang akan membahas pemilihan Ketua Dewan Profesor serta pengisian posisi ketua dan sekretaris di berbagai komisi dalam Senat Akademik periode 2026–2030. Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi kelembagaan Unhas menuju tata kelola akademik yang lebih solid.
Sumber: Antara News
Berita Terkait

Tiga Kali Dihantam Banjir, Warga Aceh Tenggara Kini Bergantung pada Jembatan Darurat

Dunia Bergolak: Trump Dikecam, CIA Prediksi Israel Bisa Pecah, Iran Ancam Balas Serangan

Ledakan di Restoran Surabaya Rusak 41 Bangunan, Mercy hingga Motor Jadi Korban

