:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359644/original/064189300_1790569036-IMG_5028.jpg)
Sebuah pengakuan mengejutkan muncul dalam rapat di Komisi XIII DPR, Senin (28/9/2026). Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong yang telah dinonaktifkan, Wisnu Hani Putanto, mengakui bahwa area rumah dinas di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, sama sekali tidak dilengkapi kamera pengawas alias CCTV.
Pengakuan itu mencuat ketika anggota Komisi XIII DPR, Yanuar Arif Wibowo, menanyakan langsung soal keberadaan CCTV di kawasan rumah dinas lapas tersebut. Wisnu menjawab tanpa ragu. “Tidak ada, bapak,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Keminimipas) serta para kepala lapas.
Wisnu menjelaskan bahwa pemasangan CCTV oleh pihak lapas selama ini hanya difokuskan di area blok hunian warga binaan. “Karena CCTV yang kami pasang hanya di blok-blok dalam,” katanya kepada para anggota dewan.
Jawaban tersebut langsung memancing pertanyaan lanjutan dari Yanuar. Ia mempertanyakan mengapa situasi ini bisa terjadi, apalagi mengingat Wisnu sudah menjabat sebagai kepala lapas selama sekitar tiga tahun. Yanuar juga mempertanyakan apakah Wisnu menganggap keberadaan CCTV di area tersebut penting untuk keamanan.
Minimnya pengawasan berbasis teknologi di area rumah dinas sebuah lembaga pemasyarakatan tentu menjadi sorotan serius, dan rapat di Komisi XIII DPR itu tampaknya baru menjadi awal dari rangkaian pertanyaan yang lebih panjang soal tata kelola keamanan di Lapas Cibinong.
Sumber: Liputan6
Berita Terkait

VinFast Bawa Penawaran Spesial Mobil Listrik ke GIIAS Makassar, Diskon hingga Rp5 Juta

KRL Bablas di Stasiun Sudirman, KAI Commuter Periksa Masinis dan Evaluasi Prosedur

Penata Busana Wanda Hara Kehilangan Ayah, Kini Berstatus Yatim Piatu

