
Warga Jakarta sebaiknya berpikir dua kali sebelum berolahraga di luar ruangan pada Sabtu pagi ini. Data terbaru dari platform pemantau kualitas udara IQAir per pukul 06.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara ibu kota menyentuh angka 154, masuk kategori tidak sehat.
Angka itu bukan sekadar statistik. Konsentrasi polutan PM 2,5 — partikel kecil berukuran di bawah 2,5 mikron yang bisa berupa debu, asap, hingga jelaga — tercatat 60,1 mikrogram per meter kubik, atau 12 kali lipat di atas batas aman tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Paparan jangka panjang terhadap partikel ini berisiko memicu kematian dini, khususnya bagi penderita penyakit jantung dan paru-paru.
Di antara kota-kota di Indonesia, Jakarta menempati posisi keenam terburuk pada hari ini. Lima kota dengan udara lebih buruk berturut-turut adalah Palembang (indeks 667), Pontianak (189), Pekanbaru (178), Tangerang (158), dan Tangerang Selatan (156).
Bagi yang terpaksa keluar rumah, ada beberapa langkah yang disarankan: kenakan masker, batasi aktivitas di luar ruangan, tutup jendela agar udara kotor tidak masuk, dan nyalakan alat penyaring udara di dalam ruangan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri tidak tinggal diam. Salah satu langkah yang dijalankan adalah gerakan kolaboratif #SatuLangkahDulu, yang mengajak seluruh elemen masyarakat memulai perubahan kecil dari lingkungan terdekat mereka demi udara Jakarta yang lebih bersih.
Selain itu, Pemprov juga terus mendorong warga untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, antara lain melalui pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan HR Rasuna Said serta kawasan Sudirman-Thamrin. Program ini dinilai efektif menekan emisi dan membantu menurunkan tingkat polusi secara nyata. Langkah-langkah ini menjadi pengingat bahwa menjaga kualitas udara bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Sumber: Antara News
Berita Terkait

Penata Busana Wanda Hara Kehilangan Ayah, Kini Berstatus Yatim Piatu

Suriah Batasi Akses Perempuan di Program Militer dan Keamanan, Picu Kontroversi Hak Asasi

Hong Kong Hentikan Impor Daging Unggas dari Denmark dan Amerika Serikat Akibat Flu Burung

