Tujuh Kali Reshuffle, PKS Minta Kabinet Baru Prabowo Jawab Keresahan Publik

Tujuh Kali Reshuffle, PKS Minta Kabinet Baru Prabowo Jawab Keresahan Publik

Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik 18 pejabat baru dalam perombakan kabinet yang ketujuh sejak ia menjabat pada Oktober 2024. Langkah ini memecahkan rekor tersendiri — tujuh kali ganti susunan pembantu presiden dalam waktu kurang dari dua tahun.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikut buka suara. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut reshuffle ini bukan sekadar rutinitas, melainkan harus menjadi jawaban nyata atas merosotnya kepuasan masyarakat terhadap pemerintah yang terpotret dalam berbagai survei belakangan ini. “Pertama, penurunan kepuasan publik yang diangkat beberapa lembaga survei tentu tidak bisa dianggap angin lalu. Mesti ada perubahan. Mesti banyak pembantu yang berani menyuarakan aspirasi rakyat,” kata Mardani, Sabtu (3/10/2026).

Mardani juga menyoroti kondisi ekonomi yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius. Ia mendesak agar lapangan kerja dan daya beli masyarakat dijadikan prioritas utama kabinet yang baru. “Perubahan di bidang ekonomi mendesak karena itu menjadi prioritas. Lapangan pekerjaan dan daya beli wajib menjadi prioritas,” tegasnya.

Di balik deretan nama baru yang dilantik, Mardani melihat ada pesan tersembunyi dari Prabowo. Menurutnya, presiden sedang mengirimkan sinyal ajakan untuk bersatu dan bekerja sama di tengah situasi yang tidak mudah. “Ada pesan persatuan dari Presiden dengan mengajak semua bekerja sama. Kita perlu persatuan di masa sulit,” ujarnya.

Adapun 18 pejabat yang dilantik dalam reshuffle ketujuh ini mencakup sejumlah posisi strategis, antara lain Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, serta Jenderal Suyudi Ario Seto yang ditunjuk sebagai Kapolri baru. Ini adalah reshuffle ketujuh Prabowo setelah sebelumnya merombak kabinet pada Februari 2025, September 2025, Oktober 2025, April 2026, dan September 2026.

Kini semua mata tertuju pada kabinet baru — apakah wajah-wajah baru ini benar-benar mampu membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, atau hanya sekadar pergantian nama di kursi yang sama.

Sumber: Detik.com

Berita Terkait

Scroll to Top