
Kepolisian Prefektur Osaka, Jepang, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa dilindungi internasional saat melakukan pemeriksaan di Bandara Internasional Kansai. Petugas Bea Cukai menemukan tiga ekor kura-kura bintang India yang tersembunyi dalam koper, yang seharusnya diselundupkan dari Thailand pada 8 Mei lalu.
Tiga tersangka ditangkap pada hari Rabu. Mereka terdiri dari Takayuki Fukushima, seorang pekerja konstruksi dari Osaka, seorang pelajar SMA berusia 17 tahun, dan seorang pria berusia 26 tahun yang diduga membiayai perjalanan ke Thailand.
Polisi menjabarkan peran masing-masing dalam jaringan penyelundupan ini. Pelajar tersebut membeli satwa-satwa langka untuk dibawa masuk ke Jepang, sementara Fukushima meminta pelajar itu untuk menyelundupkan kura-kura. Diketahui pelajar ini aktif menjual berbagai hewan hidup melalui media sosial.
Selain tiga kura-kura bintang India, petugas juga menemukan 13 ekor lobster air tawar yang ikut dalam pengiriman illegal tersebut. Kura-kura-kura itu dibungkus dalam kardus lembap, dan polisi mempunyai dugaan bahwa Fukushima bermaksud menjualnya kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Kura-kura bintang India termasuk spesies yang dilindungi berdasarkan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Flora dan Fauna Liar yang Terancam Punah (CITES), atau lebih dikenal sebagai Konvensi Washington. Investigasi polisi masih berlanjut untuk memastikan pengakuan dari ketiga tersangka terkait tuduhan yang diajukan terhadap mereka.
Sumber: Detik Travel
Berita Terkait

Polda Metro Jaya Ajak Driver Ojol Jaga Kesehatan dan Keselamatan Berkendara

Cathay Pacific Alami Kebocoran Data, Puluhan Ribu Pemesanan Tiket Terancam

KLH Incar Lebih Banyak Auditor Lingkungan untuk Dorong Perusahaan Benahi Sendiri

