
Sebuah pertemuan yang diatur lewat aplikasi kencan berujung maut bagi seorang wanita berinisial PAI. Ia ditemukan tewas di dalam tempat cuci steam motor di Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 04.30 WIB.
Pelaku yang diketahui berinisial AS ternyata merupakan teman kencan korban. Keduanya sempat terlibat cekcok sebelum kejadian. Kapolsek Cipondoh Kompol Yudha Prakoso menjelaskan bahwa perselisihan itu dipicu oleh masalah janji yang tidak ditepati melalui platform kencan daring. “Ada cekcok perselisihan perjanjian di aplikasi saat bertemu,” ujar Yudha.
Korban pertama kali diketahui dalam kondisi kritis setelah AS sendiri menelepon kerabat PAI dan menyebut korban tidak sadarkan diri. Kerabat yang datang ke lokasi tidak mendapat respons, lalu bersama pemilik tempat steam motor membuka rolling door yang terkunci. Di situlah mereka menemukan PAI sudah tidak bernyawa dengan bekas darah di wajah bagian kanan dan hidung.
Polisi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara. AS akhirnya diringkus tidak jauh dari lokasi kejadian — tepatnya di sebuah warung es teh di Jalan KH Ahmad Dahlan, sekitar satu kilometer dari TKP, saat sedang menunggu pinjaman uang dari temannya.
Hasil autopsi sementara menyimpulkan PAI meninggal akibat kekerasan benda tumpul. Kasus ini kini ditangani penyidik Polsek Cipondoh, dan AS telah resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.
Sumber: Detik.com
Berita Terkait

Warga AS Ditangkap di Bandara Changi Setelah Beraksi Mencuri Parfum Berkali-kali

Lapangan Padel Milik Coach Justin Dibobol Maling, Puluhan Barang Elektronik Raib
Begal Sopir Taksi Online di Pamulang, Pemuda 21 Tahun Terancam 20 Tahun Penjara

